Jokowi Unggul di 3 Survei, Partai NasDem Ingatkan Tak Pilih Pemimpin Coba-coba

Anggota Dewan Pakar Partai NasDem, Teuku Taufiqulhadi Memeberikan Tanggapan. Foto: Detik.com

 

JAKARTA (5/9) – Tiga lembaga survei, yaitu LSI Denny JA, Alvara dan Y-Publica kompak mencatat keunggulan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin ketimbang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai NasDem yang mengusung Jokowi mengaku bersyukur dengan hasil tersebut.

Anggota Dewan Pakar Partai NasDem, Teuku Taufiqulhadi memerinci beberapa faktor penyebab keunggulan Jokowi. Di sisi lain, dia juga menyinggung sosok yang disebutnya hanya mau coba-coba saja sebagai pemimpin.

“Kami akan berusaha mempertahankan kondisi positif ini hingga hari H. Bagaimana mempertahankan? Inilah keuntungannya. Satu poin awal yang menjadi pintu masuk untuk menjelaskan poin berikutnya adalah sikap ikhlas Pak Jokowi sebagai pemimpin,” ucap Taufiqulhadi seperti dilansir Detik.com pada Selasa (4/9).

Menurut Taufiq, bahasa tubuh hingga pancaran mata Pak Jokowi menunjukkan keikhlasan tinggi membangun bangsa. Kepolisan Jokowi, lanjutnya, dapat dirasakan oleh orang yang bertemu langsung.

“Nilai inilah yang membuat kita dengan mudah dapat menjelaskan semua program yang sudah dilaksanakan dan juga rencana Indonesia ke depan Pak Jokowi,” ucap Taufiqulhadi.

Masyarakat yang menangkap keikhlasan Jokowi, katanya, dengan mudah mau menerima penjelasan keberhasilan pembangunan bangsa serta langkah-langkah untuk membangun Indonesia ke depan. Selain itu, koalisi pendukung Jokowi, disebut Taufiqulhadi, terbantu dengan sejumlah kejadian penting yang sangat menguntungkan Jokowi saat ini.

“Terutama dengan keberhasilan Asian Games baik dari sisi penyelenggaraan maupun hasilnya. Rakyat Indonesia melihat keberhasilan itu sebagai keberhasilan kepemimpinan Jokowi sekarang,” ucap anggota Komisi III DPR itu.

Kepemimpinan Jokowi saat ini, disebut Taufiqulhadi memberikan kebanggaan yang sangat tinggi kepada rakyat. Kebanggaan itu diklaimnya ditunggu-tunggu bangsa selama puluhan tahun.

Selama ada kepercayaan rakyat, lanjut Taufiqulhadi, kebanggaan demi kebanggan rakyat akan terus hadir. Hasil survei dan kondisi bangsa saat ini disebut Taufiqulhadi menandakan Indonesia butuh pemimpin yang benar-benar kerja.

“Rakyat pasti khawatir memberikan mandat kepada orang sembarang. Karena hal itu akan membuat hidup mereka susah. Kami akan ingatkan, jangan coba-coba. Masa depan bangsa ini tidak boleh jatuh ke tangan orang sembarangan yang ingin coba-coba,” cetus dia.
Begini persentase adu kekuatan Jokowi-Ma’ruf versus Prabowo-Sandiaga dalam 3 survei:

LSI Denny JA
Periode: 12-19 Agustus 2018
Metode: wawancara tatap muka dengan multistage random sampling
Responden: 1.200 orang
Hasil:

Jokowi-Ma’ruf: 52,2%
Prabowo-Sandi: 29,5 %
Rahasia/belum menentukan: 18,3%

Alvara
Periode: 12-18 Agustus 2018
Metode: multistage random sampling
Responden: 1.500 orang berusia 17 tahun ke atas
Margin of error: 2,53%
Hasil:

Jokowi-Ma’ruf: 53,5 persen
Prabowo-Sandi: 35,2 persen
Belum menentukan: 11,2 persen

Y-Publica
Periode: 13-23 Agustus 2018
Metode: multistage random sampling
Responden: 1.200 orang di 34 provinsi
Margin of error: 2,98
Hasil:

Jokowi-Ma’ruf: 52,7%
Prabowo-Sandi: 28,6%
Belum menentukan/tidak menjawab: 18,7%

 

(AFT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *