Demi Target 3 Kursi DPR RI dari Dapil XI, Drs. H. Ipong Muchlissoni Minta Para Caleg Sebarkan Restorasi Indonesia

Seluruh Peserta saat Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Partai NasDem

 

MADURA (21/10) – Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Wilayah Partai NasDem Jawa Timur usai gelar Konsolidasi Pemenangan Caleg Partai NasDem Jawa Timur pada Pemilu 2019 Dapil RI Jatim XI dan Dapil Provinsi XIV di Kabupaten Pamekasan. Dalam Konsolidasi tersebut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Pamekasan Kakak Abdullah Ibrahim mentargetkan 3 kursi untuk DPR RI, 2 kursi DPRD Provinsi Jawa Timur, dan 10 kursi untuk tiap DPRD Kabupaten/Kota di Dapil tersebut.

Demi memenuhi target tersebut, ia mengingatkan para caleg dan seluruh perangkat mesin Partai untuk memaksimalkan perjuanganya.

“Senantiasa bersemangat yang masih hitungan beberapa bulan lagi,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur Sri Sajekti Sudjunadi, Ketua Bappilu Wilayah Partai NasDem Jawa Timur Drs. H. Ipong Muchlissoni, seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep; serta para caleg DPR RI, Provinsi Jawa Timur, Kabupaten/Kota di Dapil RI Jawa Timur XI.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ajang perkenalan antara caleg Partai NasDem di tingkat RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, dan DPRD Kota/Kabupaten. Diharapkan para caleg mampu menentukan strategi saat kampanye.

Dalam sambutannya Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Sri Sajekti Sudjunadi mengingatkan kepada para peserta Konsolidasi bahwa Partai NasDem didirikan oleh Ketua Umum Surya Paloh bukan untuk menambah kekayaan pribadinya.

“(Melainkan menjadi) institusi yang sungguh-sungguh diniatkan (sebagai) instrumen perjuangan bagi masing-masing dari dri kita. Mengajak selurh anak Negeri yang nawaitunya untuk berpartai, menajadi publik, untuk membawa perubahan,” jelasnya.

Tagline yang dibawa oleh Partai NasDem bukan sembarang tagline, melainkan memiliki isi dan cita-cita besar untuk Indonesia.

“Esensi Restorasi Indonesia, mengembalikan sesuatu yang indah, sudah dirumuska oleh pendiri bangsa kita seiring berjalannya waktu, banyak yg pudar, maka kita kembalikan sesuai cita-cita pendiri Bangsa ini,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingya konsolidasi ini tidak hanya untuk menerima materi saja, namun juga sebagai ajang berkenalan untuk konsolidasi pemenangan Partai NasDem di Pulau Garam.

Ia bercerita bagimana pembangunan di masa lampau hanya berdasarkan statistika saja. Di Provinsi Jawa Timur, kuota untuk DPR RI adalah 87 orang. Sedang di Papua, hanya satu dapil sejumlah 10 orang.

“Ini tidak adil, itulah mengapa Pak Jokowi membangun infrastruktur di Papua,” katanya.

Sementara itu, Partai NasDem sendiri didirikan untuk hadir ke tiap anak Negeri dari ujung Sumatra hingga ujung Papua.

“NasDem cocok dengan Jokowi, pikirannya cocok. Kerja maknanya tidak hanya duniawi, tapi juga ibadah,” ungkapnya.

Selanjutnya, materi pertama Regulasi Pemilu disampaikan oleh Ketua KPUD Kabupaten Pamekasan Moh. Hamzah, M.Si. Dalam penyampaiannya, ia menjabarkan alat peraga kampanye (APK) yang difasilitasi oleh KPUD dan timeline kampanye yang telah diatur di PKPU.

Selanjutnya, materi Ke-NasDem-an yang disampaikan oleh Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya. Ia menyatakan Partai NasDem merupakan satu-satunya partai di Indonesia yang meletakkan landasannya pada gagasan, yakni Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia.

“Ada yang mengetahui Partai NasDem dari Ketua Umumnya, Surya Paloh. Namun Ketua Umum Surya Paloh meletakkan pondasi Partai NasDem pada ide/gagasan. Ketika ditanya Partai NasDem? Restorasi Indonesia,” ucapnya.

Ada tiga syarat yang perlu dipenuhi Partai demi bisa berjuang, yakni memiliki tujuan yang sama dan memiliki pengalaman perjuangan yang sama.

“Partai NasDem ini partai yang terbuka, oleh karenanya kita basisnya yang pertama, punya tujuan/mimpi yang sama,” jelasnya.

Mengenai logo Partai NasDem, ia juga mempertanyakan kepada peserta mengapa warna kuning pada waktu organisasi masyarakat (ormas) berada di atas, namun setelah menjadi partai berada di bawah.

“Karena yang besar (kuning besar) menggendong yang kecil (kuning kecil),” jelasnya lagi.

Materi terakhir yakni Strategi Pemenangan Caleg Partai NasDem Jawa Timur yang disampaikan oleh Ketua Bappilu Wilayah Partai NasDem Drs. H. Ipong Muchlissoni. Ia memaparkan pentingya memperluaskan tagline yang diusung Partai NasDem, Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia.

“Restorasi Indonesia itu perlu disebarluaskan kepada masyarakat. Agar kita bisa bergerak bersama dengan rakyat,” ungkapnya.

Tagline tersebut juga sebagai salah satu bahan kampanye saat bertemu dengan masyarakat. Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum mengerti mengenai Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia, tagline yang diusung Partai NasDem.

 

(AFT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *